Minggu, 16 Maret 2025

Bukti Empiris Pengakuan Pemilik Akun Palsu Ummu Andini Haidar Bahwa Dirinya Ternyata Mengerjakan Sholat Tarawih Berjamaah Yang Mana Pada Zaman Nabi Tiada Wanita Yang Sholat Tarawih Berjamaah Di Masjid


 

Bukti Empiris Pengakuan Pemilik Akun Palsu Ummu Andini Haidar Bahwa Dirinya Ternyata Mengerjakan Sholat Tarawih Berjamaah Yang Mana Pada Zaman Nabi Tiada Wanita Yang Sholat Tarawih Berjamaah Di Masjid





Maka kita katakan :
(1) Di zaman Nabi tidak ada wanita yang mengerjakan sholat Tarawih berjamah di masjid walau kurang dari 3 hari sebagaimana di zaman Nabi tidak ada sholat Tarawih berjamaah sebulan penuh. Berdasarkan kaidahnya maka dia sendiri berarti juga melakukan amalan bid'ah dengan mengerjakan sholat Tarawih berjamaah di masjid.
(2) Itulah buah dari kedustaan dia sehingga Allah membongkar kedustaannya dengan lisannya sendiri.
(3) Wanita diperintahkan menetap di rumah dan sholatnya seorang wanita di rumah itu lebih utama daripada sholatnya di masjid-masjid (termasuk masjid Nabawi).

Maka kita katakan :
(1) Di zaman Nabi tidak ada wanita yang mengerjakan sholat Tarawih berjamah di masjid walau kurang dari 3 hari sebagaimana di zaman Nabi tidak ada sholat Tarawih berjamaah sebulan penuh. Berdasarkan kaidahnya maka dia sendiri melakukan amalan bid'ah dengan mengerjakan sholat Tarawih berjamaah di masjid.
(2) Itu buah dari kedustaan sehingga Allah bongkar kedustaannya dengan lisannya sendiri.
(3) Wanita diperintahkan menetap di rumah dan sholat seorang wanita di rumah itu lebih utama daripada sholatnya di semua masjid (termasuk masjid Nabawi).

وَقَرْنَ فِيْ بُيُوْتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْاُوْلٰى وَاَقِمْنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيْنَ الزَّكٰوةَ وَاَطِعْنَ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗۗ اِنَّمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ اَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًاۚ ۝٣٣

Kamis, 13 Maret 2025

Bukti Empiris Pencelaan Komplotan Ahlul Ahwa' Pemilik Akun Palsu Ummu Andini Haidar Terhadap Para Aimah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah


 


Bukti Empiris Pencelaan Komplotan Ahlul Ahwa' Pemilik Akun Palsu Ummu Andini Haidar Terhadap Para Aimah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah


Maka kita katakan :

(1) Al-Qur'an dan Hadits shahih itu wajib dipahami sesuai pemahaman Salafush Sholih.
(2) Terkait zakat fithri dengan selain kurma dan gandum itu terdapat khilaf mu'tabar. Jumhur ulama Ahlus-Sunnah sepakat bolehnya zakat dengan bahan makanan pokok berdasarkan keumuman hadits shahih. Bahkan Umar bin Abdul Aziz (seorang pembesar tabi'in, seorang khalifah dan mujaddid) membolehkan zakat fithri dengan dirham. Tentunya dengan pertimbangan mashlahat.
(3) Imam Asy-Syafi'i seorang mujaddid, imam Ahlus-Sunnah dan seorang mujtahid yang punya laqob "Nashir As-Sunnah" yang insya Allah tak mungkin berfatwa berdasarkan hawa nafsu. Sehingga andai ijtihad beliau salah, maka insya Allah berhak mendapat 1 pahala dan dosanya diampuni.
(4) Orang yang terjatuh perkara bid'ah untuk perkara khilaf mu'tabar maka tidak menjadikan keluar dari Ahlus-Sunnah. Terlebih apabila tidak ada yang iqomatul hujjah di zamannya. Lain halnya jika menyelisihi dalil dan ijma' Ahlus-Sunnah.
(5) Hanya Ahlul Ahwa' (ahlul bid'ah) semisal Syiah Rafidhoh yang mencela ahli hadits dan para aimah Ahlus-Sunnah Wal-Jama'ah.

Selasa, 11 Maret 2025

Bukti Empiris Pemilik Akun FB Identitas Palsu Ummu Andini Haidar Zhohirnya Tidak Paham Serta Menyamakan Bid'ah Secara Lughoh dengan Bid'ah Menurut Istilah ( 11-03-2025 )


 

Bukti Empiris Pemilik Akun FB Identitas Palsu Ummu Andini Haidar Zhohirnya Tidak Paham Serta Menyamakan Bid'ah Secara Lughoh dengan Bid'ah Menurut Istilah ( 11-03-2025 )




Maka kita katakan :

🔸 Makna "bid'ah" secara lughoh itu beda dengan "bid'ah" secara istilah, sebagaimana makna "sholat" secara bahasa itu beda dengan "sholat" menurut istilah.

🔸 Bid'ah secara istilah ( yaitu bid'ah dholalah ) itu perkara baru dalam perkara agama yang menyelisihi Al-Qur'an,  Hadits Shahih kemudian ijma'. Sehingga perkara agama apabila tidak menyelisihi ijma' (seperti pengumpulan mushaf, sholat tarawih berjama'ah dan semisal) maka itu bukan termasuk bid'ah dholalah.

🔸 "Ahlus-Sunnah" atau "Ahlu As-Sunnah" atau tulisan Arabnya أهل السنة itu berasal dari kata أهل ( mudhof ) kemudian diidhofahkan dengan السنة (mudhof ilaih) yaitu As-Sunnah secara istilah. Sehingga artinya ahlu-nya As-Sunnah.
Demikian juga Ahlul-Bid'ah atau Ahlu Al-Bidah atau tuliasan Arabnya أهل البدعة itu berasal dari kata أهل diidhofahkan البدعة secara istilah yaitu yang dimaksud disini itu bid'ah dholalah. Sehingga jika dikatakan أهل البدعة itu ahlu-nya bid'ah dholalah.

Senin, 03 Maret 2025

"Bid'ah" Secara Bahasa Itu Beda Dengan "Bid'ah" Secara Istilah Sebagaimana Juga Makna "Shalat"


 

"Bid'ah" Secara Bahasa Itu Beda Dengan "Bid'ah" Secara Istilah Sebagaimana Juga Makna "Shalat"


🔸 Shalat secara bahasa berarti ad-du’aa’ bi khair, doa kebaikan. Hal ini bisa ditemukan dalam ayat,

خُذْ مِنْ اَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيْهِمْ بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْۗ اِنَّ صَلٰوتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْۗ وَاللّٰهُ سَمِيْعٌ عَلِيْمٌ ۝١٠٣

"Ambillah zakat dari harta mereka, guna membersihkan dan menyucikan mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu (menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui." (QS. At-Taubah: 103). Maksud dari “sholli ‘alaihim” ( صَلِّ عَلَيْهِمْۗ ) adalah doakan kebaikan kepada mereka.

🔸 Adapun shalat secara istilah syar'i sebagaimana dikatakan oleh Imam Ar-Rafi’i berarti:

أَقْوَالٌ وَأَفْعَالٌ مُفْتَتَحَةٌ بِالتَّكْبِيْرِ مُخْتَتَمَةٌ بِالتَّسْلِيْمِ بِشَرَائِطَ مَخْصُوْصَةٍ

“Perkataan dan perbuatan yang dibuka dengan takbir dan ditutup dengan salam dengan memenuhi syarat tertentu.” (lihat Fath Al-Qarib Al-Mujiib fi Syarh Alfaazh At-Taqriib, hlm. 163)

🔸 Kesimpulan : Makna "shalat" secara bahasa itu beda dengan "shalat" menurut istilah syar'i. Demikian juga makna "bid'ah" secara bahasa itu beda dengan "bid'ah" menurut istilah. Insya Allah hanya ahlul ahwa' dan orang jahil (dungu) saja yang menyamakan dan tidak paham perbedaan ataupun penggunaannya sehingga mereka sesaat.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين


Makar Jahat Akun Dusta Ummu Andini Haidar Rabu, 10-03-1447 H/03-09-2025 M

  Makar Jahat Akun Dusta Ummu Andini Haidar  Rabu, 10-03-1447 H/03-09-2025 M Maka kita katakan : 🔸 Itu termasuk perbuatan merubah dan mend...